Tips Membesarkan Anak Muslim yang Baik di Negara Non-Muslim

Sudah menjadi kewajiban orang tua untuk mengenalkan anak kepada agama yang benar, yakni agama Islam.
Dalam ayat Al-Qur’an, Allah berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, dan keras, yang tidak durhaka kepada Allah terhadap apa yang Dia perintahkan kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” [Surah At Tahrim: 6]

Di negara-negara Muslim, mendidik anak secara Islam menjadi lebih mudah karena anak-anak dikelilingi oleh teman Muslim dan tradisi Islam mereka. Mereka tumbuh besar dengan melihat Ramadhan, Idul Fitri, dan belajar Islam di sekolah.

Namun, ketika anak-anak berada di negara non-Muslim, akan sedikit lebih menantang bagi orang tua untuk membimbing mereka dan membuat mereka percaya diri tentang agama mereka. Namun demikian, bukan tidak mungkin. Berikut beberapa tip yang dapat membantu orang tua tersebut:

Beri waktu untuk anak

Hal terbaik untuk diberikan kepada anak-anak Anda adalah waktu Anda. Tidak ada hadiah yang bisa menggantikan kehadiran dan perhatian orang tua. Perhatian Anda memberi tahu mereka bahwa mereka dapat mempercayai. Jadi, buatlah mereka merasa dicintai. Merasa dicintai merupakan hak anak yang memainkan peran penting dalam pendidikannya sebagai manusia yang baik dan seorang Muslim yang taat.

Bersikap penuh kasih sayang dan jawab pertanyaan mereka

Anak-anak ingin tahu tentang segala hal. Mereka mungkin tanpa henti menanyakan pertanyaan tentang perbedaan antara Muslim dan non-Muslim karena mereka melihat teman-teman mereka memiliki gaya hidup dan kepercayaan yang berbeda. Anda harus penuh kasih sayang dan tidak mengabaikan pertanyaan mereka. Jelaskan hal-hal kepada mereka dengan lembut dan dengan kata-kata semudah mungkin. Jika konsep mereka tentang keyakinan mereka jelas, mereka akan lebih percaya diri tentang agamanya.

Jadikan diri Anda sebagai teladan

“Praktekkan apa yang Anda ajarkan” adalah ungkapan yang harus diingat saat mengajar anak-anak. Anak-anak akan ragu-ragu untuk mengikuti agama yang mereka dengar tetapi tidak mengamati dipraktikkan. Anda harus mempraktikkan Islam jika Anda ingin anak Anda tumbuh menjadi seorang Muslim yang baik dan taat.

Shalat bersama mereka

Libatkan anak-anak dalam shalat jika memungkinkan. Karena mereka belum wajib shalat, Anda dapat memberi mereka pilihan tetapi mendorong mereka untuk bergabung dengan Anda. Bahkan jika mereka tidak bergabung dengan Anda dalam shalat, mereka akan mengamati rutinitas shalat tersebut dan mulai menganggapnya sebagai bagian dari kehidupan seorang Muslim.

Kenalkan kepada Al-Qur’an

Anda harus membaca Al-Qur’an bersama mereka setiap hari. Tentukan waktu tertentu dan ucapkan bersama. Jika Anda menunjukkan kasih sayang dalam kegiatan ini, anak akan lebih bersemangat dalam membaca Al-Qur’an. Kegiatan semacam itu akan membantu ikatan orang tua-anak serta membantu anak menjadi lebih cenderung belajar dan memahami agama.

Bergabunglah Dengan Kelompok sesama Muslim yang Baik

Cari kelompok Islam atau ke Islamic Center terdekat secara rutin. Karena sebagian besar teman mereka di negara non-Muslim kemungkinan besar adalah non-Muslim, anak-anak tersebut mungkin merasa terpisah karena agama. Pertemuan Muslim membantu anak-anak bersosialisasi dengan anak-anak Muslim lain seusia mereka dan merasa terhubung.

Itulah tadi tips singkat untuk mengenalkan Anak kepada Al-Qur’an dan Agama Islam di negara mayoritas non-muslim. Sumber Al-Qur’an terjemahan: https://worldquran.com